Garam


Ketika Anda membaca tulisan ini silahkan ambil segelas air dan segenggam garam. Campurkan garam itu kedalam gelas tadi lalu minum.
Apa yang anda rasakan?
“pahit!”
sekarang ambil lagi segenggam garam kemudian masukan ke dalam air telaga yang ada di daerah Anda, lalu minum airnya.
Apa yang Anda rasakan?
“segarr!!”
lalu kemana segenggam garam tadi?

Mengapa kita harus memikirkan hal yang demikian?
Jawabannya ada dalam QS ali imron ayat 191 silahkan Anda buka.
Intinya, ketika kita mendapatkan suatu kejadian di alam ini, jangan hanya diam sambil bilang WOW gtu!
Tapi ambil hikmah di balik itu,
di balik batu aja ada udang, betul?

Hikmahnya adalah bahwa kejadian tadi bisa jadi gambaran kepada kita bahwa garam itu adalah masalah kita, sedangkan gelas dan telaga adalah gambaran hati kita.

Semakin luas hati kita maka masalah akan semakin kecil bahkan ga terasa.

Berbahagialah orang mukmin yang telah ALLAH SWT berikan ketenangan kepadanya.

Penulis : irpan syauri dari berbagai sumber

Posted on 16 Oktober 2012, in Tulisanku. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: